Beberapa kemampuan yang sangat penting tetapi tidak diajarkan:
1、Kemampuan menghadapi konflik, yaitu bagaimana secara efektif membalas saat menghadapi konflik atau serangan verbal dari orang lain. Alternatifnya adalah memilih untuk menghindari konflik. 2、Kemampuan berbicara omong kosong, yaitu bagaimana dengan serius berbohong saat menghadapi orang yang tidak dikenal tetapi ingin menyelidiki privasi, bukan mengungkapkan semuanya secara jujur dan kemudian menyesal. 3、Kemampuan mengungkapkan ketidaknyamanan, yaitu bagaimana saat menghadapi hal yang tidak nyaman, dapat langsung mengungkapkannya di tempat tanpa terlihat terlalu ekstrem. 4、Kemampuan menerima kenyataan, yaitu bagaimana berdamai dengan diri sendiri dan menerima kenyataan saat keinginan tidak terpenuhi meskipun sudah berusaha keras. Bagaimana menghadapi dan menerima ketidakadilan. 5、Kemampuan melewati masa sulit, yaitu saat masa sulit bukan hanya karena satu dua masalah, tetapi banyak masalah yang mempengaruhi kondisi mental. Bagaimana keluar dari masa sulit tersebut. 6、Kemampuan memberi pujian yang tulus, karena beberapa pujian bisa berlebihan dan tidak nyata, dan orang lain mungkin tidak bereaksi. Pujian yang tulus tidak hanya membuat orang lain merasa bahagia, tetapi juga meningkatkan hubungan dan menunjukkan ketertarikan asli. 7、Kemampuan mengurangi pesona otoritas, yaitu saat kecil takut pada orang tua, saat sekolah takut pada guru, saat bekerja takut pada atasan... Banyak orang memiliki pengalaman seperti ini. Latihan sejak dini untuk menghadapi pemimpin dan tokoh terkenal tanpa takut, tidak cemas, tidak gugup, dan tidak malu. 8、Kemampuan menangani kritik buruk, yaitu bagaimana menghadapi dan mengelola saat orang lain meninggalkan kritik buruk atau serangan pribadi di media sosialmu. 9、Kemampuan tetap beruntung tetapi tidak sombong, karena setelah keberuntungan tiba-tiba datang, banyak orang menjadi sombong dan lupa diri. Setelah keberuntungan tiba-tiba, penting untuk menata pikiran dan melakukan apa yang harus dilakukan!
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Beberapa kemampuan yang sangat penting tetapi tidak diajarkan:
1、Kemampuan menghadapi konflik, yaitu bagaimana secara efektif membalas saat menghadapi konflik atau serangan verbal dari orang lain. Alternatifnya adalah memilih untuk menghindari konflik.
2、Kemampuan berbicara omong kosong, yaitu bagaimana dengan serius berbohong saat menghadapi orang yang tidak dikenal tetapi ingin menyelidiki privasi, bukan mengungkapkan semuanya secara jujur dan kemudian menyesal.
3、Kemampuan mengungkapkan ketidaknyamanan, yaitu bagaimana saat menghadapi hal yang tidak nyaman, dapat langsung mengungkapkannya di tempat tanpa terlihat terlalu ekstrem.
4、Kemampuan menerima kenyataan, yaitu bagaimana berdamai dengan diri sendiri dan menerima kenyataan saat keinginan tidak terpenuhi meskipun sudah berusaha keras. Bagaimana menghadapi dan menerima ketidakadilan.
5、Kemampuan melewati masa sulit, yaitu saat masa sulit bukan hanya karena satu dua masalah, tetapi banyak masalah yang mempengaruhi kondisi mental. Bagaimana keluar dari masa sulit tersebut.
6、Kemampuan memberi pujian yang tulus, karena beberapa pujian bisa berlebihan dan tidak nyata, dan orang lain mungkin tidak bereaksi. Pujian yang tulus tidak hanya membuat orang lain merasa bahagia, tetapi juga meningkatkan hubungan dan menunjukkan ketertarikan asli.
7、Kemampuan mengurangi pesona otoritas, yaitu saat kecil takut pada orang tua, saat sekolah takut pada guru, saat bekerja takut pada atasan... Banyak orang memiliki pengalaman seperti ini. Latihan sejak dini untuk menghadapi pemimpin dan tokoh terkenal tanpa takut, tidak cemas, tidak gugup, dan tidak malu.
8、Kemampuan menangani kritik buruk, yaitu bagaimana menghadapi dan mengelola saat orang lain meninggalkan kritik buruk atau serangan pribadi di media sosialmu.
9、Kemampuan tetap beruntung tetapi tidak sombong, karena setelah keberuntungan tiba-tiba datang, banyak orang menjadi sombong dan lupa diri. Setelah keberuntungan tiba-tiba, penting untuk menata pikiran dan melakukan apa yang harus dilakukan!