Pemula di dunia trading sering kali memiliki pertanyaan seperti ini: “Apa itu Proprietary Trader?” Jenis trading apa ini, dan bagaimana sebaiknya mempersiapkan diri? Jika Anda baru memasuki dunia investasi, mungkin pernah mendengar istilah proprietary trading, tetapi belum sepenuhnya memahami apa yang dilakukan perusahaan di bidang ini dan bagaimana hal itu dapat membantu pengembangan diri Anda. Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan secara rinci beserta tips persiapan bagi yang tertarik memasuki bidang ini.
Siapa saja yang bisa menjadi Proprietary Trader
Anggapan bahwa “menjadi trader Proprietary Trading” hanya untuk orang yang sangat berbakat adalah salah besar. Saat ini, perusahaan proprietary trading membuka peluang bagi trader online yang dapat bergabung dari mana saja, dengan struktur penilaian yang jelas.
Syarat dasar yang umumnya dibutuhkan perusahaan meliputi:
Usia minimal (biasanya 18 tahun ke atas)
Minat dan kemauan belajar trading
Kesiapan melewati proses evaluasi skill (biasanya 30-60 hari)
Modal yang relatif kecil untuk biaya pendaftaran dan evaluasi
Dapat dikatakan bahwa menjadi proprietary trader bukan profesi yang sulit untuk masuk, tetapi profesi ini membutuhkan tekad dan kekuatan mental yang besar.
Apa itu Proprietary Trader dan mengapa berbeda dari trading biasa
Proprietary trader adalah bentuk trading di mana perusahaan memberikan dana kepada trader yang memiliki keahlian, agar mereka dapat melakukan trading berbagai aset seperti saham, komoditas, futures, atau mata uang di pasar keuangan. Alih-alih menggunakan akun demo, perusahaan proprietary trading membuat “kontrak kerja” dengan trader dengan memberikan dana trading nyata, jumlahnya tergantung pada kemampuan dan pengalaman masing-masing.
Ketika trader menghasilkan keuntungan, perusahaan akan membagi hasil sesuai kesepakatan sebelumnya, yang bisa berbeda-beda, misalnya 50/50, 70/30, bahkan 75/25, tergantung perusahaan dan keahlian Anda.
Perbedaan utama antara proprietary trader dan trading biasa:
Tidak perlu menginvestasikan uang sendiri besar-besaran: perusahaan menyediakan dana, Anda hanya perlu membayar biaya assessment
Harus melewati proses evaluasi: yang lebih sulit daripada trading pribadi
Risiko lebih rendah: karena sebagian besar risiko ditanggung perusahaan, Anda hanya berisiko pada biaya pendaftaran dan evaluasi
Potensi keuntungan tinggi: jika berhasil melewati evaluasi
Proprietary Trading dan Forex: hubungan dan perbedaannya
Forex Proprietary Trading adalah sub-bidang dari proprietary trading yang fokus pada trading mata uang di pasar forex. Ada dua bentuk perusahaan forex proprietary trading:
Tradisional: merupakan trading secara langsung di kantor, mempekerjakan trader sebagai karyawan, dengan gaji, bonus, dan peluang pengembangan karir.
Online: pelamar dapat trading dari mana saja, membayar biaya pendaftaran, dan setelah evaluasi, mendapatkan akses dana. Dalam 3-5 tahun terakhir, perusahaan forex proprietary online semakin populer karena pertumbuhan sistem trading online, terutama setelah tahun 2020.
Perusahaan proprietary online saat ini tidak lagi berfungsi sebagai perantara, melainkan sebagai lembaga yang memungkinkan trader mengakses pasar dan dana secara langsung. Artinya, trader bertanggung jawab penuh atas trading mereka sendiri, harus memahami manajemen risiko, psikologi trading, dan pasar secara mendalam.
Proses masuk ke perusahaan Proprietary Trading: langkah-langkah yang perlu diketahui
Menjadi trader proprietary trading melalui beberapa tahapan:
Langkah 1: Seleksi perusahaan: cari perusahaan yang terpercaya, periksa platform trading, rasio keuntungan, dan reputasi.
Langkah 2: Verifikasi kualifikasi: pastikan memenuhi syarat seperti usia, pengalaman, dan pendidikan.
Langkah 3: Pendaftaran online: isi formulir dan berikan data pengalaman trading.
Langkah 4: Wawancara: jika lolos tahap awal, Anda akan diwawancarai mengenai keahlian dan strategi trading.
Langkah 5: Masa evaluasi: perusahaan memberikan dana trading percobaan selama 30-60 hari untuk melihat kemampuan menghasilkan profit, dengan mengikuti aturan perusahaan.
Langkah 6: Mendapat dana nyata: setelah lulus evaluasi, perusahaan akan memberikan dana asli, dan Anda bisa trading atas nama perusahaan.
Kelebihan dan kekurangan menjadi Proprietary Trader
Kelebihan
✅ Kebebasan dalam pengambilan keputusan: Anda menentukan jadwal sendiri dan memiliki kebebasan dalam trading.
✅ Potensi keuntungan tinggi: jika sukses, penghasilan Anda bisa sangat besar, meskipun modal awal kecil.
✅ Risiko lebih rendah: perusahaan menanggung sebagian besar risiko, Anda hanya berisiko pada biaya pendaftaran dan evaluasi.
✅ Akses dana besar: tidak perlu modal sendiri, perusahaan proprietary trading, terutama di forex, memberi trader akses ke dana besar.
✅ Komunitas pendukung: biasanya perusahaan memiliki komunitas trader yang berbagi strategi dan menyediakan support melalui chat atau telepon.
Kekurangan
❌ Diperlukan disiplin keras: keberhasilan bergantung pada disiplin, kekuatan mental, dan pengorbanan besar.
❌ Risiko psikologis: balas dendam atau trading impulsif sangat berbahaya, harus mampu mengendalikan emosi.
❌ Biaya evaluasi: jika pendapatan tidak besar, bisa menjadi beban biaya pendaftaran berulang.
❌ Pendapatan tidak tetap: tidak seperti gaji tetap, tidak ada tunjangan sakit, asuransi sosial, atau pendapatan pasti.
❌ Keberhasilan bergantung diri sendiri: tidak ada orang lain yang memaksa atau memberi arahan, harus mampu mengelola diri sendiri.
5 Strategi trading yang harus diketahui oleh Proprietary Trader
1. Manajemen risiko ketat
Saat memulai trading, hal utama adalah mengendalikan risiko agar tidak kehilangan seluruh dana. Tipsnya adalah tentukan batas risiko per trade, biasanya 1-2% dari total modal.
2. Kendalikan emosi
Volatilitas pasar bisa mempengaruhi emosi. Jangan berusaha menebus kerugian dengan trading berisiko tinggi. Jika tidak sesuai rencana, berhenti dan evaluasi kembali.
3. Konsisten dengan strategi yang terbukti
Jika strategi Anda terbukti menguntungkan, tetaplah menggunakannya. Terus belajar dan kembangkan diri, tetapi jangan tinggalkan apa yang sudah berhasil.
4. Trading berdasarkan Support dan Resistance
Tentukan level support (bawah) dan resistance (atas), beli saat mendekati support, jual saat mendekati resistance. Strategi ini cocok untuk pemula karena membantu pengelolaan risiko.
5. Gunakan RSI (Relative Strength Index)
RSI mengukur apakah aset overbought (jenuh beli) atau oversold (jenuh jual). Nilai RSI 0-100, jika >70 cenderung overbought, <30 oversold. Alat ini membantu menilai kondisi pasar secara lebih baik.
Pengelolaan risiko dalam trading Proprietary: panduan spesifik
Pengelolaan risiko adalah kunci utama keberhasilan trader. Berikut beberapa langkah yang harus dilakukan:
Pelajari pasar forex dan aset lain: pahami cara trading berbagai instrumen, risiko terkait, dan alat trading secara lengkap.
Buat rencana trading yang jelas: rencana harus mencakup strategi, aturan manajemen risiko, dan exit plan. Patuhilah rencana ini, meskipun trading tidak berjalan sesuai harapan.
Uji strategi di akun demo: sebelum menggunakan dana nyata, coba strategi di akun demo atau backtest. Ini membantu mengidentifikasi risiko dan melakukan penyesuaian.
Risiko hanya dengan uang yang mampu hilang: jangan risiko uang untuk kebutuhan pokok, biaya hidup, atau keperluan penting lainnya.
Perbedaan antara Proprietary Trader dan Hedge Fund
Banyak yang bingung antara hedge fund dan proprietary trading. Berikut perbedaannya:
Karakteristik
Hedge Fund
Proprietary Trader
Sumber dana
Dana dari investor eksternal
Dana dari perusahaan sendiri
Investor
Dana institusi, individu kaya
Perusahaan dan trader
Biaya
Manajemen + performance fee
Persentase keuntungan
Fleksibilitas
Tinggi, karena modal besar
Lebih terbatas, tergantung perusahaan
Risiko
Tergantung investasi dari investor
Tergantung perusahaan dan trader
Kesimpulan: Proprietary Trader adalah profesi menantang namun berpotensi tinggi
Proprietary trader adalah posisi yang menawarkan peluang besar bagi mereka yang memiliki keahlian trading. Mereka dapat melakukan trading dengan dana besar dan berpotensi mendapatkan keuntungan yang mengubah hidup. Namun, keberhasilan membutuhkan disiplin, dedikasi, pengelolaan risiko tingkat tinggi, dan kekuatan mental.
Sebelum masuk ke bidang ini, Anda harus:
Belajar dan melakukan riset secara mendalam
Memilih perusahaan proprietary trading yang terpercaya
Mempersiapkan mental dengan baik
Membuat rencana trading yang matang
Menguasai manajemen risiko dan psikologi trading
Jika Anda memiliki passion dalam trading, terus belajar, dan disiplin, menjadi proprietary trader bisa membawa hasil yang luar biasa. Ingatlah bahwa keberhasilan di pasar keuangan tidak datang dari keberuntungan, melainkan dari persiapan, perencanaan, dan konsistensi dalam tindakan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Proprietary Trader adalah profesi trader yang membutuhkan disiplin keras dan kesadaran yang tinggi
Pemula di dunia trading sering kali memiliki pertanyaan seperti ini: “Apa itu Proprietary Trader?” Jenis trading apa ini, dan bagaimana sebaiknya mempersiapkan diri? Jika Anda baru memasuki dunia investasi, mungkin pernah mendengar istilah proprietary trading, tetapi belum sepenuhnya memahami apa yang dilakukan perusahaan di bidang ini dan bagaimana hal itu dapat membantu pengembangan diri Anda. Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan secara rinci beserta tips persiapan bagi yang tertarik memasuki bidang ini.
Siapa saja yang bisa menjadi Proprietary Trader
Anggapan bahwa “menjadi trader Proprietary Trading” hanya untuk orang yang sangat berbakat adalah salah besar. Saat ini, perusahaan proprietary trading membuka peluang bagi trader online yang dapat bergabung dari mana saja, dengan struktur penilaian yang jelas.
Syarat dasar yang umumnya dibutuhkan perusahaan meliputi:
Dapat dikatakan bahwa menjadi proprietary trader bukan profesi yang sulit untuk masuk, tetapi profesi ini membutuhkan tekad dan kekuatan mental yang besar.
Apa itu Proprietary Trader dan mengapa berbeda dari trading biasa
Proprietary trader adalah bentuk trading di mana perusahaan memberikan dana kepada trader yang memiliki keahlian, agar mereka dapat melakukan trading berbagai aset seperti saham, komoditas, futures, atau mata uang di pasar keuangan. Alih-alih menggunakan akun demo, perusahaan proprietary trading membuat “kontrak kerja” dengan trader dengan memberikan dana trading nyata, jumlahnya tergantung pada kemampuan dan pengalaman masing-masing.
Ketika trader menghasilkan keuntungan, perusahaan akan membagi hasil sesuai kesepakatan sebelumnya, yang bisa berbeda-beda, misalnya 50/50, 70/30, bahkan 75/25, tergantung perusahaan dan keahlian Anda.
Perbedaan utama antara proprietary trader dan trading biasa:
Proprietary Trading dan Forex: hubungan dan perbedaannya
Forex Proprietary Trading adalah sub-bidang dari proprietary trading yang fokus pada trading mata uang di pasar forex. Ada dua bentuk perusahaan forex proprietary trading:
Tradisional: merupakan trading secara langsung di kantor, mempekerjakan trader sebagai karyawan, dengan gaji, bonus, dan peluang pengembangan karir.
Online: pelamar dapat trading dari mana saja, membayar biaya pendaftaran, dan setelah evaluasi, mendapatkan akses dana. Dalam 3-5 tahun terakhir, perusahaan forex proprietary online semakin populer karena pertumbuhan sistem trading online, terutama setelah tahun 2020.
Perusahaan proprietary online saat ini tidak lagi berfungsi sebagai perantara, melainkan sebagai lembaga yang memungkinkan trader mengakses pasar dan dana secara langsung. Artinya, trader bertanggung jawab penuh atas trading mereka sendiri, harus memahami manajemen risiko, psikologi trading, dan pasar secara mendalam.
Proses masuk ke perusahaan Proprietary Trading: langkah-langkah yang perlu diketahui
Menjadi trader proprietary trading melalui beberapa tahapan:
Langkah 1: Seleksi perusahaan: cari perusahaan yang terpercaya, periksa platform trading, rasio keuntungan, dan reputasi.
Langkah 2: Verifikasi kualifikasi: pastikan memenuhi syarat seperti usia, pengalaman, dan pendidikan.
Langkah 3: Pendaftaran online: isi formulir dan berikan data pengalaman trading.
Langkah 4: Wawancara: jika lolos tahap awal, Anda akan diwawancarai mengenai keahlian dan strategi trading.
Langkah 5: Masa evaluasi: perusahaan memberikan dana trading percobaan selama 30-60 hari untuk melihat kemampuan menghasilkan profit, dengan mengikuti aturan perusahaan.
Langkah 6: Mendapat dana nyata: setelah lulus evaluasi, perusahaan akan memberikan dana asli, dan Anda bisa trading atas nama perusahaan.
Kelebihan dan kekurangan menjadi Proprietary Trader
Kelebihan
✅ Kebebasan dalam pengambilan keputusan: Anda menentukan jadwal sendiri dan memiliki kebebasan dalam trading.
✅ Potensi keuntungan tinggi: jika sukses, penghasilan Anda bisa sangat besar, meskipun modal awal kecil.
✅ Risiko lebih rendah: perusahaan menanggung sebagian besar risiko, Anda hanya berisiko pada biaya pendaftaran dan evaluasi.
✅ Akses dana besar: tidak perlu modal sendiri, perusahaan proprietary trading, terutama di forex, memberi trader akses ke dana besar.
✅ Komunitas pendukung: biasanya perusahaan memiliki komunitas trader yang berbagi strategi dan menyediakan support melalui chat atau telepon.
Kekurangan
❌ Diperlukan disiplin keras: keberhasilan bergantung pada disiplin, kekuatan mental, dan pengorbanan besar.
❌ Risiko psikologis: balas dendam atau trading impulsif sangat berbahaya, harus mampu mengendalikan emosi.
❌ Biaya evaluasi: jika pendapatan tidak besar, bisa menjadi beban biaya pendaftaran berulang.
❌ Pendapatan tidak tetap: tidak seperti gaji tetap, tidak ada tunjangan sakit, asuransi sosial, atau pendapatan pasti.
❌ Keberhasilan bergantung diri sendiri: tidak ada orang lain yang memaksa atau memberi arahan, harus mampu mengelola diri sendiri.
5 Strategi trading yang harus diketahui oleh Proprietary Trader
1. Manajemen risiko ketat
Saat memulai trading, hal utama adalah mengendalikan risiko agar tidak kehilangan seluruh dana. Tipsnya adalah tentukan batas risiko per trade, biasanya 1-2% dari total modal.
2. Kendalikan emosi
Volatilitas pasar bisa mempengaruhi emosi. Jangan berusaha menebus kerugian dengan trading berisiko tinggi. Jika tidak sesuai rencana, berhenti dan evaluasi kembali.
3. Konsisten dengan strategi yang terbukti
Jika strategi Anda terbukti menguntungkan, tetaplah menggunakannya. Terus belajar dan kembangkan diri, tetapi jangan tinggalkan apa yang sudah berhasil.
4. Trading berdasarkan Support dan Resistance
Tentukan level support (bawah) dan resistance (atas), beli saat mendekati support, jual saat mendekati resistance. Strategi ini cocok untuk pemula karena membantu pengelolaan risiko.
5. Gunakan RSI (Relative Strength Index)
RSI mengukur apakah aset overbought (jenuh beli) atau oversold (jenuh jual). Nilai RSI 0-100, jika >70 cenderung overbought, <30 oversold. Alat ini membantu menilai kondisi pasar secara lebih baik.
Pengelolaan risiko dalam trading Proprietary: panduan spesifik
Pengelolaan risiko adalah kunci utama keberhasilan trader. Berikut beberapa langkah yang harus dilakukan:
Pelajari pasar forex dan aset lain: pahami cara trading berbagai instrumen, risiko terkait, dan alat trading secara lengkap.
Buat rencana trading yang jelas: rencana harus mencakup strategi, aturan manajemen risiko, dan exit plan. Patuhilah rencana ini, meskipun trading tidak berjalan sesuai harapan.
Uji strategi di akun demo: sebelum menggunakan dana nyata, coba strategi di akun demo atau backtest. Ini membantu mengidentifikasi risiko dan melakukan penyesuaian.
Risiko hanya dengan uang yang mampu hilang: jangan risiko uang untuk kebutuhan pokok, biaya hidup, atau keperluan penting lainnya.
Perbedaan antara Proprietary Trader dan Hedge Fund
Banyak yang bingung antara hedge fund dan proprietary trading. Berikut perbedaannya:
Kesimpulan: Proprietary Trader adalah profesi menantang namun berpotensi tinggi
Proprietary trader adalah posisi yang menawarkan peluang besar bagi mereka yang memiliki keahlian trading. Mereka dapat melakukan trading dengan dana besar dan berpotensi mendapatkan keuntungan yang mengubah hidup. Namun, keberhasilan membutuhkan disiplin, dedikasi, pengelolaan risiko tingkat tinggi, dan kekuatan mental.
Sebelum masuk ke bidang ini, Anda harus:
Jika Anda memiliki passion dalam trading, terus belajar, dan disiplin, menjadi proprietary trader bisa membawa hasil yang luar biasa. Ingatlah bahwa keberhasilan di pasar keuangan tidak datang dari keberuntungan, melainkan dari persiapan, perencanaan, dan konsistensi dalam tindakan.