Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Politisi Inggris menuntut pengenalan larangan terhadap sumbangan cryptocurrency kepada partai politik
Gerakan untuk memperketat regulasi sumbangan cryptocurrency semakin menguat di arena politik Inggris. Sejumlah tokoh berpengaruh, termasuk anggota parlemen Partai Buruh Rushanaru Ali dan pemimpin komite pemilihan, mendukung pelarangan secara legislatif terhadap penerimaan aset kripto oleh partai politik. Inisiatif ini dipicu oleh kekhawatiran yang meningkat tentang bagaimana aset digital dapat digunakan untuk pengaruh asing tersembunyi terhadap proses politik negara.
Sumber Ancaman: Intervensi Asing dan Kurangnya Transparansi
Kritik menunjukkan adanya kontradiksi mendasar dalam sistem pengawasan sumbangan saat ini. Transfer cryptocurrency, karena sifatnya, jauh lebih sulit dilacak dan diverifikasi dibandingkan operasi keuangan tradisional. Hal ini menciptakan potensi saluran untuk pendanaan tersembunyi bagi organisasi politik oleh pemain asing, yang merusak prinsip demokrasi dan integritas proses pemilihan. Kelompok pembela hak asasi manusia dan analis politik menekankan bahwa kurangnya transparansi yang memadai dalam mekanisme sumbangan kripto dapat menyebabkan pelanggaran undang-undang pemilihan yang tidak terdeteksi.
Pembatasan Pengawasan yang Ada: Mengapa Komisi Pemilihan Tidak Cukup Dilengkapi
Lembaga pengatur yang ada, terutama Komisi Pemilihan Inggris, diakui tidak mampu mengawasi dan memastikan kepatuhan terhadap aturan terkait aliran keuangan berbasis kripto secara efektif. Kewenangan saat ini dikembangkan di era perbankan tradisional dan tidak mencakup alat untuk menganalisis transaksi blockchain. Para ahli menilai bahwa tanpa sumber daya teknis yang memadai dan kerangka legislasi, tidak mungkin melakukan pemantauan penuh terhadap sumber dan penerima pembayaran kripto.
Situasi Saat Ini: Partai Politik dan Permintaan Reforms yang Meningkat
Saat ini, hanya sedikit partai politik di Inggris yang secara terbuka menerima sumbangan cryptocurrency. Namun, keberadaan opsi ini dan potensi perluasan praktiknya menimbulkan kekhawatiran serius di kalangan regulator. Permintaan yang meningkat untuk penerapan kerangka regulasi yang lebih ketat mencerminkan pemahaman bahwa pasar aset digital akan terus berkembang, dan sistem politik harus beradaptasi sejak dini. Pendukung teknologi kripto dan perwakilan industri, seperti tokoh berpengaruh Charles Hoskinson, mendukung dialog konstruktif antara politisi dan sektor inovatif, namun isu keamanan proses elektoral tetap menjadi prioritas bagi pembuat undang-undang Inggris.
Prospek Perubahan Legislatif
Pembahasan tentang larangan yang diusulkan menunjukkan perlunya pendekatan komprehensif terhadap regulasi. Setiap peraturan mendatang harus menyeimbangkan perlindungan integritas proses politik dan dukungan terhadap teknologi keuangan inovatif. Diperkirakan parlemen akan meninjau usulan yang lebih rinci, termasuk definisi yang jelas tentang operasi kripto, mekanisme pelacakan, dan sanksi atas pelanggaran. Seiring perkembangan isu ini, muncul konsensus bahwa sumbangan cryptocurrency memerlukan tingkat transparansi dan pengawasan yang sama dengan kontribusi keuangan tradisional kepada organisasi politik.