🚨 Risiko nyata dalam perang ini bukanlah bom — melainkan minyak.


Titik kunci adalah Selat Hormuz, di mana sekitar 20 juta barel minyak/hari (≈20% dari pasokan global) melewati.
Jika gangguan berlanjut: • Pasokan minyak menjadi ketat → harga melonjak
• Ekspor LNG, terutama dari Qatar, terdampak
• Biaya energi meningkat di seluruh China, India, Jepang, dan Korea Selatan
Hasilnya: inflasi yang lebih tinggi, penundaan pemotongan suku bunga, dan volatilitas pasar global.
⚠️ Sejarah menunjukkan banyak perlambatan ekonomi dimulai dengan kejutan energi.
Lihat Asli
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan