Rasio Bitcoin-to-Gold Mencapai Level Terendah Baru: Mengapa Analis Melihat Ini sebagai Peluang Pembelian Langka

Rasio bitcoin terhadap emas telah memburuk ke level terlemah sejak akhir 2023, namun beberapa pengamat pasar berpendapat bahwa kelemahan tampak ini menyembunyikan peluang jangka panjang yang signifikan. Pada valuasi saat ini, Bitcoin diperdagangkan dengan diskon besar terhadap emas secara relatif—kondisi yang digambarkan para strategis kripto sebagai “sangat langka” di lingkungan pasar saat ini.

Memahami Dinamika Bitcoin terhadap Emas: Apa yang Memicu Perubahan Terbaru

Rasio bitcoin terhadap emas mengukur jumlah emas (dalam ons) yang diperlukan untuk membeli satu Bitcoin. Metode ini berfungsi sebagai indikator kekuatan relatif Bitcoin dibandingkan aset safe-haven tradisional. Rasio ini baru-baru ini turun ke sekitar 18,5 ons per BTC, menandai titik terendah sejak November 2023. Penurunan ini mencerminkan divergensi performa yang mencolok: sementara emas melonjak ke rekor tertinggi mendekati $4.888 per ons, Bitcoin menghadapi hambatan, saat ini diperdagangkan sekitar $71.880 pada awal 2026.

Dinamika Pasar: Lonjakan Historis Emas dan Dampaknya terhadap Rasio

Untuk memberi konteks kekuatan terbaru emas, pertimbangkan perspektif ini: selama 100 tahun terakhir, pasar bullish besar emas rata-rata mengalami kenaikan lebih dari 150%. Jika pola ini berulang, emas berpotensi bergerak jauh di atas level saat ini—mungkin mencapai $12.000 per ons dalam jangka waktu 3-10 tahun. Potensi ini menegaskan mengapa rasio bitcoin terhadap emas tetap tertekan dalam jangka pendek, karena modal mengalir ke aset keras saat kripto menghadapi skeptisisme.

Sinyal Teknis Menunjukkan Titik Balik dalam Rasio

Namun, analis teknikal mendeteksi tanda-tanda bahwa momentum bearish mungkin mulai melemah. Analis kripto Decode menerapkan Teori Gelombang Elliott pada pasangan bitcoin terhadap emas, mengidentifikasi apa yang tampaknya sebagai gelombang kelima dari pola korektif Gelombang C. Secara praktis, formasi ini biasanya mewakili tahap akhir dari tren turun, menunjukkan bahwa rasio mungkin mendekati kelelahan daripada terus memburuk. Pengaturan teknikal ini menyiratkan bahwa mean reversion mungkin semakin dekat.

Mengapa Para Strategis Melihat Setup Bitcoin-Emas Ini sebagai Play Contrarian

Kepala riset Eropa Bitwise, André Dragosch, memandang rasio bitcoin terhadap emas saat ini sebagai sinyal kontrarian makroekonomi. Ia menekankan bahwa kondisi tidak seimbang seperti ini—di mana Bitcoin diperdagangkan dengan diskon tajam terhadap emas—secara historis jarang terjadi dan sering mendahului peristiwa rotasi modal yang signifikan. Analis ini secara khusus menyebutkan bahwa saat kita memasuki awal 2026, kuartal pertama menjadi titik kritis di mana pergeseran semacam ini bisa terjadi.

Dragosch mengaitkan kekuatan struktural emas dengan transformasi sistem moneter yang lebih luas. Saat negara-negara mengurangi ketergantungan pada obligasi pemerintah dan meningkatkan eksposur terhadap aset nyata, emas secara alami menarik aliran modal terlebih dahulu. Sebaliknya, Bitcoin “belum mendapatkan bid serius karena persepsi risiko yang lebih tinggi” dalam lingkungan saat ini—celah ini menurut Dragosch bersifat sementara, bukan permanen.

Rotasi Modal Berurutan: Jalan Menuju Masa Depan Bitcoin

Teori utama berpusat pada pergerakan modal berurutan melalui kelas aset. Ketika kondisi makroekonomi berubah—terutama terkait kepercayaan terhadap mata uang fiat dan kebijakan bank sentral—modal biasanya berputar melalui beberapa kategori aset secara bertahap. Emas telah mendominasi fase ini, tetapi Dragosch berpendapat kekuatan ini akhirnya bisa menjadi angin positif, bukan negatif, untuk fase ekspansi berikutnya dari Bitcoin.

“Perdagangan utama di sini adalah Bitcoin,” katanya, menyarankan bahwa setelah pola rotasi modal berubah, valuasi Bitcoin yang saat ini didiskon terhadap emas bisa berbalik secara dramatis. Perspektif ini sejalan dengan pengamatan dari tokoh institusional seperti Ray Dalio, yang menyoroti pentingnya aset keras dalam tatanan moneter global yang berubah.

Setup “asimetris” yang diidentifikasi oleh beberapa analis ini menunjukkan bahwa kesabaran mungkin akan dihargai bagi mereka yang siap memanfaatkan potensi pembalikan aliran modal dalam beberapa kuartal mendatang.

BTC1,86%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan