Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Non-Farm Payroll adalah barometer pasar saham AS——Menginterpretasi bagaimana laporan ketenagakerjaan AS mempengaruhi pasar
Mengenai tren pasar saham AS, banyak investor yang akan memperhatikan data Non-Farm Payrolls (NFP). Laporan bulanan ini menarik perhatian pasar karena secara langsung mencerminkan kesehatan ekonomi AS, yang kemudian mempengaruhi kebijakan Federal Reserve dan volatilitas pasar modal global. Untuk benar-benar memahami pengaruh pasar dari NFP, pertama-tama perlu memahami peran dan perbedaan antara laporan NFP dan laporan ADP.
NFP: Data ketenagakerjaan resmi dan otoritatif
NFP lengkapnya adalah “Laporan Ketenagakerjaan Non-Farm AS” (singkatannya dalam bahasa Inggris: NFP), yang dirilis oleh Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) setiap hari Jumat pertama setiap bulan. Laporan ini mencakup perubahan tenaga kerja di semua sektor non-pertanian di AS, termasuk sektor swasta dan pemerintah.
Tiga indikator utama dalam laporan ini adalah: jumlah pekerjaan baru, tingkat pengangguran, dan rata-rata upah per jam. Jumlah pekerjaan baru menunjukkan apakah ekonomi sedang menciptakan lapangan kerja; tingkat pengangguran menunjukkan ketegangan di pasar tenaga kerja; dan rata-rata upah mengungkap tren kenaikan gaji, yang berkaitan erat dengan ekspektasi inflasi. Karena data ini sangat otoritatif dan cakupannya luas, NFP menjadi salah satu indikator ekonomi paling penting di AS, yang berdampak besar pada kebijakan moneter dan keputusan suku bunga Federal Reserve.
Peran prediksi dari ADP
Dua hari sebelum rilis NFP, ada data ketenagakerjaan lain—yaitu data ADP (Automatic Data Processing)—yang lebih dulu muncul. Data ADP disusun oleh perusahaan penyedia layanan penggajian ADP dan biasanya dirilis pada hari Rabu pertama setiap bulan. Isi laporan ini mencerminkan jumlah pekerjaan baru di sektor swasta AS, tanpa melibatkan data dari sektor pemerintah.
Karena ADP dirilis dua hari lebih awal, investor sering menggunakannya sebagai indikator prediksi untuk NFP. Jika data ADP menunjukkan angka yang kuat, pasar cenderung memiliki ekspektasi positif terhadap NFP; sebaliknya, jika lemah, pasar akan lebih berhati-hati. Meskipun ADP tidak sepenuhnya mewakili data resmi, data ini memang dapat mempengaruhi psikologi pasar sebelum rilis NFP, terutama saat pasar sangat sensitif terhadap data ketenagakerjaan.
Perbedaan utama antara kedua laporan
Meskipun keduanya adalah laporan ketenagakerjaan, ada beberapa perbedaan mencolok antara ADP dan NFP.
Sumber data dan otoritas: ADP didasarkan pada data pelanggan layanan penggajian perusahaan tersebut, sedangkan NFP berasal dari data resmi Biro Statistik Tenaga Kerja AS, yang memiliki otoritas dan representasi yang jauh lebih tinggi.
Cakupan: ADP hanya mencakup data ketenagakerjaan sektor swasta, sementara NFP mencakup baik sektor swasta maupun pemerintah, sehingga cakupannya lebih komprehensif.
Akurasi dan nilai referensi: Data ADP seringkali berbeda dari data NFP, dan lebih sering digunakan sebagai indikator pendukung. NFP dianggap sebagai data resmi dan paling otoritatif, sehingga tingkat perhatian investor terhadapnya jauh lebih tinggi.
Volatilitas pasar saat rilis NFP
Rilis NFP memiliki dampak paling langsung dan kuat terhadap pergerakan jangka pendek pasar saham AS. Jika data ketenagakerjaan melebihi ekspektasi, ini menunjukkan ekonomi AS berjalan kuat dan perusahaan terus menambah lapangan kerja, yang biasanya mendorong kenaikan pasar saham. Sebaliknya, jika data di bawah ekspektasi, kekhawatiran resesi akan meningkat, dan pasar saham bisa mengalami penurunan jangka pendek.
Data ADP meskipun juga bisa memicu volatilitas pasar, pengaruhnya biasanya lebih terbatas karena sumber dan otoritasnya yang lebih rendah. Fokus utama pasar tetap pada NFP karena laporan ini secara langsung mempengaruhi penilaian Federal Reserve terhadap prospek ekonomi dan arah kebijakan suku bunga.
Secara keseluruhan, memahami waktu rilis dan makna data NFP sangat penting untuk memperkirakan tren pasar saham jangka pendek. Sementara itu, data ADP dapat digunakan sebagai indikator awal dua hari sebelum rilis NFP, membantu investor mempersiapkan diri menghadapi dampak nyata dari laporan tersebut.