Dasar Pasar Bitcoin Mungkin Akan Segera Tiba—Terutama Ketika Diukur Terhadap Emas

Perjalanan Bitcoin menuju titik terendah pasar tampaknya sedang mendekati kerangka waktu kritis, menurut analisis dari Mercado Bitcoin, bursa kripto terbesar di Brasil. Divergensi antara harga Bitcoin dalam USD versus emas mengungkapkan dua garis waktu yang berbeda secara mencolok tentang kapan mata uang kripto terbesar ini akhirnya bisa stabil. Saat ini diperdagangkan sekitar $70.91K—turun signifikan dari puncak Oktober 2025 sebesar $126.000—aset ini berada dalam posisi rentan yang memicu penjualan panik dan akumulasi strategis dari institusi besar.

Kasus untuk adanya titik terendah pasar yang segera muncul semakin kuat ketika melihat Bitcoin melalui lensa emas daripada valuasi dolar. Kepala riset Mercado Bitcoin, Rony Szuster, menunjukkan bahwa meskipun Bitcoin mencapai puncaknya terhadap dolar AS pada Oktober 2025, puncaknya terhadap emas terjadi pada Januari 2025. Menggunakan pola durasi pasar bearish historis selama 12 hingga 13 bulan dari puncak Januari tersebut menunjukkan bahwa titik terendah pasar bisa muncul sekitar Februari 2026—garis waktu yang sangat sesuai dengan kondisi pasar saat ini di akhir Maret 2026.

Ketika Diukur terhadap Emas vs. Dolar: Dua Titik Terendah Pasar yang Berbeda

Skenario yang dihitung dalam dolar AS menggambarkan tren penurunan yang lebih panjang. Jika Bitcoin mengikuti pola pasar bearish selama 12-13 bulan dari puncak USD Oktober 2025, titik terendah pasar bisa berlanjut hingga akhir 2026. Namun, narasi berbasis harga emas menunjukkan bahwa momentum pemulihan mungkin sudah mulai terbentuk. Analisis Szuster menunjukkan bahwa jika Februari 2026 menandai titik terendah pasar saat Bitcoin dinilai terhadap emas, peluang akumulasi bisa meningkat mulai Maret—tepat di posisi pasar saat ini.

Perbedaan waktu ini mengungkapkan sesuatu yang lebih dalam: modal mengalir ke arah yang berbeda. Saat ketidakpastian global meningkat dan aset berisiko melemah, investor beralih besar-besaran ke emas dan aset safe haven, menyebabkan Bitcoin melemah terhadap bullion lebih cepat daripada terhadap dolar. Emas sendiri telah menguat lebih dari 80% dalam setahun terakhir, mencapai $5.280, mencerminkan dinamika pelarian ke keamanan yang lebih luas.

Tantangan Makroekonomi: Mengapa Ketegangan Global Mempercepat Garis Waktu Titik Terendah Pasar

Lingkungan makro telah menciptakan kondisi sempurna untuk capitulation di pasar kripto. Sejak pemerintahan baru resmi menjabat, beberapa faktor bersamaan memberi tekanan pada Bitcoin: penerapan tarif perdagangan agresif, ketegangan institusional domestik yang tinggi di AS, eskalasi konfrontasi militer antara AS, China, dan Iran, serta Indeks Ketidakpastian Dunia yang meningkat secara signifikan. Kekuatan ini secara bersamaan menguntungkan emas sekaligus menekan penjualan Bitcoin.

Aliran ETF Bitcoin spot menunjukkan sebagian dari cerita ini. Sejak November 2025, sekitar $7,8 miliar keluar dari ETF Bitcoin spot—mewakili sekitar 12% dari total aset sebesar $61,6 miliar—karena investor ritel dan modal reaktif melarikan diri dari pasar selama penurunan.

Akumulasi Whale vs. Panik Ritel: Pemain Institusional Melihat Titik Terendah Pasar Sedang Terbentuk

Namun, narasi titik terendah pasar memiliki poin kontra penting. Sementara penjualan panik mendominasi berita utama, investor kelas whale dan institusi besar memperlakukan penurunan ini sebagai apa yang Szuster sebut sebagai “zona akumulasi.” Perusahaan investasi besar di Abu Dhabi—Mubadala Investment Company dan Al Warda Investments—secara signifikan meningkatkan eksposur mereka terhadap ETF Bitcoin spot selama pertengahan Februari, tepat saat sentimen pasar memburuk.

Perbedaan antara likuidasi panik dan akumulasi strategis ini menunjukkan bahwa pemain yang berpengetahuan sedang memposisikan diri menjelang potensi titik terendah pasar. Kontras ini menyoroti dinamika pasar yang penting: saat ritel menyerah, modal institusional sering kali siap digunakan.

Membangun Posisi dengan Cerdas: Strategi Menavigasi Titik Terendah Pasar

Seiring mendekatnya titik terendah pasar yang potensial, Szuster menganjurkan akumulasi yang terukur daripada pembelian panik atau timing pasar. Ia menyarankan menggunakan strategi dollar-cost averaging—menambah posisi secara sistematis dari waktu ke waktu tanpa mempedulikan fluktuasi harga. Pendekatan ini menghilangkan beban psikologis dalam menentukan waktu tepat titik terendah pasar sekaligus membangun posisi rata-rata dengan biaya yang lebih rendah.

Perspektif historisnya memperkuat logika ini: “Membeli saat ketakutan terbukti secara statistik lebih efektif daripada mengakumulasi saat euforia.” Meskipun ini tidak menjamin bahwa titik terendah pasar sudah tercapai secara pasti, Szuster mencatat bahwa kondisi saat ini sesuai dengan zona di mana secara historis harga akuisisi rata-rata terbaik muncul. Bagi investor yang yakin dengan proposisi nilai jangka panjang Bitcoin, kombinasi harga di bawah $75K, akumulasi institusional, dan pola pasar bearish yang berkepanjangan menunjukkan bahwa jendela titik terendah pasar mungkin semakin dekat.

BTC0,21%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan