China melarang perdagangan mata uang kripto terdesentralisasi seperti Bitcoin dan Ethereum sejak Juni 2025, karena kekhawatiran terhadap stabilitas teknologi dan dampaknya pada sistem ekonomi Tiongkok. Pemerintah Tiongkok memandang mata uang terdesentralisasi sebagai ancaman bagi pengawasan modal dan stabilitas keuangan.



*Perkembangan terbaru:*

- Pada November 2025, Bank Rakyat Tiongkok mengadakan pertemuan untuk memperkuat mekanisme penegakan dan memberantas aktivitas ilegal terkait mata uang digital.
- Tiongkok berinvestasi secara besar-besaran pada yuan digital, yaitu mata uang digital bank sentral Tiongkok, untuk meningkatkan pengawasan keuangan dan mengurangi ketergantungan pada uang tunai.
- Hong Kong menjadi pengecualian, karena telah mengesahkan undang-undang tentang stablecoin pada Agustus 2025, yang memungkinkan institusi keuangan menerbitkan stablecoin yang didukung penuh oleh cadangan uang tunai ¹ ².

*Proyek-proyek Tiongkok:*

- *VeChain*: sistem rantai pasok, nilai pasar 927 juta dolar.
- *NEO*: kontrak pintar, nilai pasar 265 juta dolar.
- *Conflux*: satu-satunya blockchain yang kompatibel secara regulasi di Tiongkok, nilai pasar 433 juta dolar.

Tiongkok berupaya meningkatkan posisi yuan dalam sistem keuangan global dengan memperluas penggunaan mata uang digital ¹ ³ ⁴.

Berdagang dengan cerdas, bukan berdagang dengan asal-asalan
Muhammad bin Abdullah
VET6,98%
CFX-2,04%
Lihat Asli
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan