Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
#OilEdgesHigher 🌍 The Geopolitical Tangle
Gencatan senjata "Fase 1" yang diumumkan pada 7–8 April dimaksudkan untuk menghentikan perang AS–Iran yang lebih luas, tetapi rincian kecilnya terbukti berakibat buruk.
The Lebanon Loophole: Sikap Perdana Menteri Netanyahu bahwa Lebanon adalah "pertempuran terpisah" pada dasarnya telah menciptakan perang di dalam sebuah perdamaian. Dengan menyerang Beirut dengan intensitas sedemikian (hingga lebih dari 254 kematian yang dilaporkan oleh beberapa sumber), Israel sedang menguji batas kesabaran Iran.
The Hormuz Lever: Penutupan Selat Hormuz oleh Iran adalah senjata ekonomi paling ampuh mereka. Sementara Gedung Putih mengklaim bahwa gencatan senjata mewajibkan selat tetap terbuka, Iran menggunakan "risiko ranjau laut" sebagai dalih untuk mempertahankan kendali. Ini adalah taktik klasik "zona abu-abu" untuk memberi tekanan tanpa secara teknis menembakkan satu pun peluru ke aset AS.
📉 Dampak pada Kripto & Pasar
Secara mengejutkan, pasar saat ini menunjukkan "ketidakpercayaan" atau bias "risk-on" meskipun ada judul-judul berita. Prakiraan Kripto Jangka Pendek
Sementara Bitcoin bertahan di atas $71,000–$72,000, portofolio Anda saat ini berada di bawah kendali "Headline Risk."
Perangkap "Sell the News": Lonjakan awal didorong oleh harapan akan perdamaian. Jika perundingan Islamabad (yang dijadwalkan untuk hari ini, April 10) macet karena serangan Lebanon, harapkan koreksi tajam kembali ke level dukungan $68,000.
Inflasi Energi: Jika Selat Hormuz tetap dibatasi, harga minyak akan melonjak. Secara historis, biaya energi yang tinggi mengarah pada sentimen "risk-off", yang dapat membuat arus modal keluar dari kripto dan kembali ke USD atau Emas.
💡 Perspektif "Peer"
Jujur saja, rasanya seperti kita sedang menyaksikan permainan ayam geopolitik. Iran tahu bahwa penutupan total Selat adalah "red line" bagi pemerintahan Trump, tetapi mereka tidak bisa tinggal diam sementara Hizbullah dihancurkan.
Watch the Islamabad talks today. Jika Pakistan bisa mendapatkan kesepakatan sampingan untuk Lebanon, kita mungkin akan melihat BTC menantang rekor tertingginya. Jika tidak, level itu $71k mungkin menjadi puncak lokal.#GMTokenLaunchAndPromotion #CryptoSurvivalGuide #EthereumFoundationSells3750ETH