Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
CFD
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Baru saja membaca cerita liar tentang penipuan Africrypt dan jujur saja, ini adalah salah satu kasus penipuan kripto paling gila yang pernah saya temui. Dua saudara, Raees dan Ameer Cajee, berhasil melakukan apa yang mungkin menjadi perampokan kripto terbesar dalam sejarah Afrika Selatan.
Jadi begini ceritanya. Pada tahun 2019, kedua pemuda ini meluncurkan Africrypt dengan tawaran sederhana: berinvestasi bersama kami, dapatkan hingga 10% pengembalian per hari melalui algoritma rahasia dan perdagangan arbitrase. Mereka karismatik, berpakaian keren, berkeliaran dengan Lamborghini, memposting konten gaya hidup mewah. Intinya, mereka menciptakan citra prodigi kripto yang ingin dipercaya orang.
Tapi tidak ada audit, tidak ada lisensi, tidak ada apa-apa. Hanya persepsi dan kepercayaan semata. Uang investor tidak dipisahkan—semuanya mengalir ke rekening yang dikendalikan langsung oleh saudara-saudara ini. Mereka bisa memindahkannya sesuka hati.
Lalu pada 13 April 2021, boom. Sebuah email dikirim mengklaim Africrypt diretas. Server kompromi, dompet dibobol, semuanya hilang. Tapi yang menarik, mereka meminta orang untuk tidak melaporkannya ke pihak berwenang. Beberapa hari kemudian, saudara-saudara ini menghilang. Situs web mati, kantor kosong, ponsel tidak aktif.
Apa yang sebenarnya terjadi? Analisis blockchain menunjukkan tidak ada peretasan sama sekali. Pergerakan dana bersifat internal. Mereka membagi-bagikan uang ke beberapa dompet, menjalankannya melalui mixer kripto, dan mengirimnya ke luar negeri. Semuanya diatur sedemikian rupa. Raees dan Ameer sudah menjual aset mewah mereka—Lamborghini, suite hotel, apartemen tepi pantai—dan melarikan diri, membawa sekitar 3,6 miliar rand.
Mereka pertama kali pergi ke Inggris mengaku takut nyawa mereka terancam, tapi sebelumnya, mereka sudah mengamankan identitas dan kewarganegaraan baru dari Vanuatu. Mereka benar-benar merencanakan pelarian ini.
Penyelidikan menjadi rumit karena cryptocurrency saat itu belum diatur di Afrika Selatan. Tidak ada undang-undang yang jelas untuk menuntut mereka. Tapi akhirnya, otoritas Swiss membuka penyelidikan pencucian uang. Ternyata dana curian itu bergerak melalui Dubai, dicampur melalui layanan kripto, dan berakhir di Zurich.
Pada 2022, Ameer Cajee akhirnya ditangkap di Swiss atas tuduhan pencucian uang saat mencoba mengakses dompet Trezor dengan Bitcoin Africrypt. Tapi karena kurangnya penuntutan, dia dibebaskan dengan jaminan dan bahkan tinggal di hotel mewah seharga seribu dolar semalam.
Tahun-tahun kemudian, ribuan investor belum pernah mendapatkan kembali dana mereka. Ameer dan Raees pada dasarnya menghilang dari perhatian publik. Kisah Africrypt ini adalah pengingat brutal tentang bagaimana janji pengembalian kripto yang mudah bisa menarik orang, tapi juga cerita tentang betapa cepat mimpi itu bisa berubah menjadi mimpi buruk bagi orang biasa yang kehilangan segalanya.