#Gate广场四月发帖挑战 Informan: Kesepakatan gencatan senjata AS-Iran mungkin akan berlaku mulai 6 April; Iran: Tidak akan membuka Selat Hormuz kembali dengan syarat "gencatan senjata sementara"
Xinhua Beijing 6 April — Reuters mengutip seorang sumber yang mengatakan bahwa AS dan Iran telah menerima proposal kesepakatan gencatan senjata yang kemungkinan akan berlaku mulai 6 April. Sumber tersebut menyebutkan bahwa Pakistan telah menyusun kerangka kerja untuk mengakhiri konflik dan telah berkomunikasi dengan AS dan Iran. Proposal tersebut mencakup penghentian sementara operasi militer dan pembukaan kembali Selat Hormuz, kemudian mencapai kesepakatan akhir dalam 15 hingga 20 hari. Kesepakatan akhir mungkin akan mencakup komitmen Iran untuk tidak mencari senjata nuklir, sebagai imbalan atas pencabutan sanksi dan pembekuan aset.
Selain itu, menurut China News Agency, Reuters melaporkan hari ini (6 April) bahwa pejabat tinggi pemerintah Iran mengonfirmasi bahwa mereka telah menerima proposal gencatan senjata terbaru dari mediator Pakistan dan saat ini sedang meninjau isinya. Pejabat tersebut menyatakan bahwa Iran tidak akan menerima penetapan batas waktu atau tekanan untuk memaksa mereka membuat keputusan. Iran tidak akan membuka kembali Selat Hormuz dengan syarat "gencatan senjata sementara". Iran berpendapat bahwa AS belum siap untuk mewujudkan gencatan senjata permanen.
Xinhua Beijing 6 April — Reuters mengutip seorang sumber yang mengatakan bahwa AS dan Iran telah menerima proposal kesepakatan gencatan senjata yang kemungkinan akan berlaku mulai 6 April. Sumber tersebut menyebutkan bahwa Pakistan telah menyusun kerangka kerja untuk mengakhiri konflik dan telah berkomunikasi dengan AS dan Iran. Proposal tersebut mencakup penghentian sementara operasi militer dan pembukaan kembali Selat Hormuz, kemudian mencapai kesepakatan akhir dalam 15 hingga 20 hari. Kesepakatan akhir mungkin akan mencakup komitmen Iran untuk tidak mencari senjata nuklir, sebagai imbalan atas pencabutan sanksi dan pembekuan aset.
Selain itu, menurut China News Agency, Reuters melaporkan hari ini (6 April) bahwa pejabat tinggi pemerintah Iran mengonfirmasi bahwa mereka telah menerima proposal gencatan senjata terbaru dari mediator Pakistan dan saat ini sedang meninjau isinya. Pejabat tersebut menyatakan bahwa Iran tidak akan menerima penetapan batas waktu atau tekanan untuk memaksa mereka membuat keputusan. Iran tidak akan membuka kembali Selat Hormuz dengan syarat "gencatan senjata sementara". Iran berpendapat bahwa AS belum siap untuk mewujudkan gencatan senjata permanen.









































