Inilah pola sejarah menarik yang tidak cukup dibicarakan: hampir setiap terobosan teknologi besar—dari mesin uap hingga listrik dan otomatisasi—memicu kepanikan yang sama. Orang-orang khawatir mesin akan menghancurkan pekerjaan dan meninggalkan masyarakat dengan banyak pekerja yang menganggur.
Namun dua abad kemudian, ekonomi beradaptasi. Industri baru muncul. Pasar tenaga kerja bergeser, tentu saja, tetapi tidak runtuh ke dalam distopia yang diprediksi semua orang.
Lalu mengapa kita terus mengulangi siklus ini? Mungkin karena setiap generasi benar-benar tidak bisa membayangkan apa yang akan datang selanjutnya. Transformasi terasa terlalu cepat, terlalu mengganggu. Tetapi sejarah menunjukkan jawaban bukanlah "berhenti berinovasi"—melainkan "kita mungkin terlalu memikirkan garis waktunya."
Buat apa pun yang Anda anggap penting darinya.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
15 Suka
Hadiah
15
8
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
AirdropFatigue
· 3jam yang lalu
Singkatnya, itu hanya kekhawatiran berlebihan, setiap kali selalu begitu
Lihat AsliBalas0
BlockchainTherapist
· 01-09 17:12
Sejarahnya sudah berkali-kali tidak benar-benar runtuh, kita juga tidak akan kali ini... Hanya saja setiap generasi harus menakuti diri mereka sendiri sekali saja.
Lihat AsliBalas0
LightningClicker
· 01-09 10:43
Sejujurnya, logika ini sudah saya dengar terlalu sering, setiap kali selalu membahas sejarah... Tapi kembali lagi, sepertinya memang tidak ada yang benar-benar kehilangan pekerjaan karena mesin uap?
Lihat AsliBalas0
HodlTheDoor
· 01-09 10:42
Ini lagi-lagi argumen yang sama, setiap kali selalu mengatakan bahwa sejarah akan membuktikan segalanya. Masalahnya, apakah kali ini benar-benar sama?
Lihat AsliBalas0
StopLossMaster
· 01-09 10:42
Sejujurnya, argumen ini sudah didengar berkali-kali... Setiap kali selalu mengatakan bahwa sejarah akan membuktikan segalanya, tetapi saat ini tingkat pengangguran sedang meningkat tinggi
Lihat AsliBalas0
DeFiCaffeinator
· 01-09 10:38
Ini lagi-lagi argumen yang sama, sejarah akan berulang tetapi tidak akan sepenuhnya sama...
Lihat AsliBalas0
RektHunter
· 01-09 10:30
Aduh, ini lagi pola argumen yang sama, teori siklus sejarah. Kedengarannya masuk akal, tapi saat kehilangan pekerjaan sendiri, rasanya berbeda.
Lihat AsliBalas0
MEV_Whisperer
· 01-09 10:13
Singkatnya, manusia selalu suka khawatir berlebihan, setiap kali ada inovasi teknologi baru harus menakuti diri sendiri lagi.
Inilah pola sejarah menarik yang tidak cukup dibicarakan: hampir setiap terobosan teknologi besar—dari mesin uap hingga listrik dan otomatisasi—memicu kepanikan yang sama. Orang-orang khawatir mesin akan menghancurkan pekerjaan dan meninggalkan masyarakat dengan banyak pekerja yang menganggur.
Namun dua abad kemudian, ekonomi beradaptasi. Industri baru muncul. Pasar tenaga kerja bergeser, tentu saja, tetapi tidak runtuh ke dalam distopia yang diprediksi semua orang.
Lalu mengapa kita terus mengulangi siklus ini? Mungkin karena setiap generasi benar-benar tidak bisa membayangkan apa yang akan datang selanjutnya. Transformasi terasa terlalu cepat, terlalu mengganggu. Tetapi sejarah menunjukkan jawaban bukanlah "berhenti berinovasi"—melainkan "kita mungkin terlalu memikirkan garis waktunya."
Buat apa pun yang Anda anggap penting darinya.