Dolar AS menghadapi tekanan berkelanjutan: Kapan USD/RUB akan menyentuh dasar?

Rusia Rubel menunjukkan kinerja yang kuat di tahun 2024, dengan nilai tukar USD/RUB dari puncaknya November tahun lalu turun 35% ke level saat ini 77.20. Penyesuaian besar ini didukung oleh berbagai faktor, sementara data teknikal menunjukkan ruang penurunan lebih lanjut masih ada.

Tiga Dukungan Utama Penguatan Rubel

Perubahan Ekspektasi Geopolitik

Setelah Donald Trump terpilih kembali di 2024, pasar meningkatkan ekspektasi penyelesaian konflik Ukraina-Rusia. Platform Polymarket menunjukkan bahwa probabilitas gencatan senjata pada akhir 2026 telah mencapai 46%. Begitu kesepakatan damai tercapai, sanksi terhadap Rusia diperkirakan akan dicabut, yang secara signifikan akan menguntungkan prospek ekonomi Rusia.

Keunggulan Suku Bunga Bank Sentral Rusia

Kelemahan nilai tukar USD terhadap Rubel juga mencerminkan adanya peluang arbitrase. Bank sentral Rusia mempertahankan suku bunga kebijakan tertinggi di dunia, meskipun dalam pertemuan terakhir menurunkan dari level yang lebih tinggi ke 16%, tetap jauh di atas ekonomi utama lainnya. Ini menawarkan imbal hasil menarik bagi trader valas yang meminjam dolar murah dan menginvestasikan ke aset rubel berimbal tinggi.

Kesenjangan Permintaan Mata Uang Lokal dan Intervensi Bank Sentral

Karena sanksi internasional, permintaan terhadap mata uang asing di dalam negeri Rusia tertekan, mendukung kekuatan Rubel. Sementara itu, bank sentral Rusia melakukan intervensi dengan menjual cadangan emas dan yuan untuk mengompensasi pendapatan energi yang menurun—pendapatan minyak dan gas selama 11 bulan pertama tahun 2024 turun lebih dari 20% secara tahunan. Intervensi kebijakan ini semakin memperkuat tren penguatan Rubel.

Latar Belakang Lemahnya Indeks Dolar

Penurunan USD terhadap Rubel juga berakar dari melemahnya dolar secara keseluruhan. Indeks dolar dari puncaknya 110 di Januari turun ke 96, dan saat ini stabil di sekitar 100. Ekspektasi penurunan suku bunga di 2026 telah dicerna pasar—The Fed mengisyaratkan akan melakukan satu kali penurunan suku bunga tahun depan, sementara kebijakan dovish dari pemerintahan Trump dapat memicu siklus penurunan suku bunga yang lebih agresif. Posisi dovish The Fed memberi tekanan pada dolar.

Sinyal Teknikal yang Menunjukkan Sentimen Bearish

Dari grafik harian, USD/RUB menghadapi tekanan penurunan yang jelas. Pasangan mata uang ini turun dari titik puncak ganda di 113.75 ke level saat ini 77.20, setelah sebelumnya turun dari puncak di 85.91. Indikator teknikal utama menunjukkan tanda-tanda kelemahan:

  • Harga tetap di bawah MA 50 dan MA 100
  • Membentuk pola double top kecil di 80.65
  • Titik terendah tahunan di 74 belum teruji

Ekspektasi Pasar

Berdasarkan analisis teknikal dan fundamental secara komprehensif, kemungkinan USD/RUB terus menurun cukup tinggi. Dengan meningkatnya ekspektasi kemajuan negosiasi Ukraina-Rusia dan prospek pencabutan sanksi AS yang semakin jelas, investor mungkin mempercepat penjualan posisi dolar. Titik terendah tahunan di 74 akan menjadi target pengujian support teknikal, dan pelanggaran lebih jauh berpotensi menyentuh area support yang lebih dalam.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)