Teknologi blockchain telah mendorong evolusi berbagai mekanisme konsensus, di mana masing-masing menunjukkan nilai unik dalam berbagai skenario. Proof-of-Authority (PoA) sebagai mekanisme konsensus yang baru muncul, mendapatkan perhatian karena kemampuan pemrosesan transaksi yang luar biasa dan efisiensi energi yang dimilikinya. Artikel ini akan membahas secara mendalam prinsip kerja PoA, perbandingan keunggulan dan kelemahan, serta perbedaan mendasar antara PoA dan mekanisme tradisional seperti Proof-of-Work, Proof-of-Stake, dan lainnya.