Sejak mencapai titik tertinggi sepanjang masa dekat $112,000 pada akhir Mei, Bitcoin telah diperdagangkan di atas 100K pada sebagian besar hari sejak itu. Di tengah naik turunnya ETF, spekulasi Fed, dan adopsi yang meningkat, bisakah BTC mencapai titik tertinggi baru ataukah kehati-hatian adalah langkah yang lebih bijak?
Bitcoin baru-baru ini diperdagangkan sekitar $105,000. Pada akhir Mei 2025, ia sempat mencapai rekor tertinggi mendekati $112,000 tetapi sejak itu sedikit merosot dan harga Bitcoin saat ini berada di kisaran rendah-$100K. Total kapitalisasi pasar kripto sekitar $3,3 triliun, dengan Bitcoin tetap menjadi aset dominan. Platform seperti MoonPay memungkinkan pengguna untuk dengan mudah memantau harga Bitcoin dan bahkan membeli Bitcoin sesuai permintaan.
Setelah mencapai sekitar $112K pada bulan Mei, harga Bitcoin telah mendingin – tetapi hanya sedikit. Pada awal Juni, ia diperdagangkan antara $103K dan $108K, menetap sekitar $105K pada 7 Juni. Ia sedikit meningkat pada 7 Juni setelah data pekerjaan AS meredakan kekhawatiran resesi, tetapi ini diimbangi oleh keluarnya dana dari investasi Bitcoin yang terus berlanjut. ETF Bitcoin spot AS mengalami arus keluar bersih sekitar $132 juta hingga 6 Juni, meskipun iShares BTC Trust milik BlackRock mengalami arus masuk signifikan sekitar $81M.
Beberapa faktor utama mempengaruhi harga Bitcoin dalam jangka pendek:
Para analis tetap optimis tetapi berhati-hati. Beberapa ahli strategi memperkirakan puncak musim panas yang mungkin mencapai $120K hingga $125K jika Bitcoin bertahan di sekitar $105K. Tom Lee dari Fundstrat memprediksi Bitcoin antara $150K dan $250K pada akhir tahun, didorong oleh likuiditas global. Analis Bernstein juga memproyeksikan target $200K berdasarkan aliran ETF.
Namun, kehati-hatian disarankan, terutama di sekitar level support dekat $100K. Indikator teknis tetap positif, tetapi penurunan di bawah rata-rata bergerak 50 hari sekitar $100K dapat mengundang penjualan yang lebih dalam.
Investor ritel tetap umumnya optimis, dengan survei menunjukkan harapan akan kenaikan harga yang signifikan menjelang akhir tahun. Namun, volatilitas pasar baru-baru ini telah mendorong beberapa investor ritel untuk mengadopsi pendekatan hati-hati “menunggu dan melihat”. Sentimen institusi positif tetapi berhati-hati. Sementara arus keluar ETF baru-baru ini menunjukkan pengambilan keuntungan atau rotasi, institusi tetap berinvestasi secara signifikan, dengan ETF Bitcoin spot memegang lebih dari 1,13 juta BTC. Institusi tetap waspada terhadap volatilitas tetapi umumnya optimis terhadap fundamental.
Untuk sisa bulan Juni 2025, prospeknya optimis dengan hati-hati. Faktor positif termasuk meredanya tekanan inflasi, kondisi likuiditas global, dan meningkatnya penerimaan crypto. Jika data ekonomi tetap menguntungkan dan kebijakan Fed beralih menjadi dovish, Bitcoin bisa menguji level tertinggi baru di atas $115K.
Sebaliknya, risiko tetap ada. Volatilitas tetap melekat, dengan kemungkinan pemicu termasuk ketegangan geopolitik, kejutan regulasi, atau penjualan besar-besaran oleh institusi. Investor harus tetap siap untuk fluktuasi yang mungkin terjadi dan dengan cermat memantau aliran ETF, pengumuman Fed, dan level dukungan teknis di sekitar $100K.
Secara keseluruhan, sebagian besar ahli memperkirakan potensi keuntungan yang lebih besar dibandingkan risiko penurunan pada pertengahan 2025. Namun, manajemen risiko yang bijaksana tetap penting karena volatilitas yang terus berlanjut.