EU menjatuhkan sanksi terhadap stablecoin A7A5 yang dipatok dengan Rubel Rusia setelah konflik meningkat

TapChiBitcoin

Uni Eropa (EU) pada 23/10 telah menerbitkan pesanan sanksi terhadap stablecoin A7A5 yang dinyatakan dalam rubel, yang diterbitkan oleh A7 Company dan bank Promsvyazbank. Larangan perdagangan akan berlaku mulai 25/11 untuk menghentikan saluran konversi rubel ke cryptocurrency, yang diduga digunakan untuk menghindari sanksi internasional.

A7A5 diluncurkan di Kyrgyzstan dan didukung oleh Promsvyazbank. Larangan total transaksi dengan stablecoin ini oleh UE dianggap sebagai langkah kuat untuk mencegah saluran keuangan Rusia memanfaatkan cryptocurrency. Namun, para ahli berpendapat bahwa dampaknya terhadap pasar cryptocurrency global tidak akan signifikan.

Dalam siaran pers resmi, EU mengonfirmasi memasukkan A7 Company dan A7A5 ke dalam daftar sanksi. Hingga saat ini, A7 Company, Promsvyazbank, dan pihak terkait belum memberikan komentar.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar