CEO Goldman Sachs, Solomon, menyatakan bahwa perusahaan sedang menginvestasikan banyak waktu untuk meneliti mata uang kripto dan pasar prediksi

ChainNewsAbmedia

Goldman Sachs Group sedang menginvestasikan banyak waktu untuk mempercepat penelitian tentang mata uang kripto dan pasar prediksi. CEO David Solomon baru-baru ini menyatakan dalam panggilan konferensi laporan keuangan kuartal keempat perusahaan bahwa Goldman Sachs sedang mengalokasikan sumber daya untuk meneliti teknologi terkait seperti mata uang kripto dan pasar prediksi, serta secara aktif mengevaluasi kemungkinan integrasi mereka dengan bisnis inti. Dia menunjukkan bahwa pengembangan aset tokenisasi dan pasar prediksi mungkin akan membawa model perdagangan baru, alat manajemen risiko, dan peluang layanan konsultasi bagi lembaga keuangan tradisional. Saat ini, Goldman Sachs telah membentuk tim khusus yang besar dan bekerja sama secara erat dengan eksekutif perusahaan untuk melakukan penelitian mendalam dan diskusi internal tentang teknologi dan pasar baru ini, serta mengeksplorasi cara memperluas atau mempercepat model bisnis yang sudah ada.

Perlu dicatat bahwa Solomon sendiri bukan CEO lembaga keuangan tradisional yang tipikal. Dia sangat antusias dalam waktu luangnya untuk berkarya dan memutar musik House, bahkan tampil sebagai DJ di akhir pekan, menunjukkan sikap terbuka terhadap budaya dan tren baru. Dalam konteks ini, perhatian Goldman Sachs terhadap inovasi seperti pasar prediksi dalam beberapa tahun terakhir juga dipandang sebagai sinyal penting bahwa permintaan pasar meningkat dan arah investasi mulai beralih, mencerminkan bahwa lembaga keuangan arus utama secara bertahap mendekati ekosistem keuangan digital baru.

Goldman Sachs sedang menginvestasikan banyak waktu dalam penelitian pasar prediksi

Solomon mengungkapkan bahwa pada awal tahun 2026, selama beberapa minggu pertama, dia secara pribadi melakukan diskusi panjang dengan pendiri dan eksekutif dari beberapa platform pasar prediksi besar, untuk memahami lebih dalam cara kerja industri ini dan peluang bisnis yang ada. Meskipun dia tidak menyebutkan perusahaan tertentu, dia sering menyebutkan kerangka regulasi, dan diperkirakan bahwa platform yang dia hubungi mungkin termasuk yang diawasi oleh Commodity Futures Trading Commission (CFTC) di Amerika Serikat, seperti Kalshi atau Polymarket.

Solomon menyatakan bahwa Goldman Sachs dapat dengan jelas melihat potensi sinergi antara pasar prediksi dan bisnis perusahaan, dan telah mengatur tim untuk bekerja sama secara erat dengan platform terkait, serta menilai secara menyeluruh potensi aplikasi pasar ini dalam penetapan harga informasi, prediksi risiko, dan desain produk perdagangan.

Goldman Sachs aktif terlibat dalam diskusi tentang RUU pasar aset digital

Selain eksplorasi di tingkat bisnis, Goldman Sachs juga aktif berpartisipasi dalam komunikasi dengan lembaga penegak hukum. Solomon mengungkapkan bahwa dia baru-baru ini pergi ke Washington untuk berdiskusi dengan pembuat kebijakan mengenai The Digital Asset Market Clarity Act ( (RUU Kejelasan Pasar Aset Digital) ) dan memberikan pandangan terkait poin-poin utama yang menjadi perhatian Goldman Sachs dalam kerangka RUU tersebut. RUU ini dipandang sebagai salah satu legislasi kunci untuk industri aset digital di Amerika Serikat, tetapi karena melibatkan kontroversi seperti distribusi hasil stablecoin dan mekanisme insentif, terdapat perbedaan pendapat yang mencolok antara industri perbankan dan industri kripto, sehingga proses legislasinya melambat.

Meskipun perhatian terhadap mata uang kripto dan pasar prediksi terus meningkat, Solomon tetap berhati-hati. Dia mengingatkan bahwa teknologi dari konsep hingga adopsi massal biasanya membutuhkan waktu, dan kecepatan implementasi mungkin tidak secepat yang diperkirakan beberapa orang di pasar. Namun, dia menegaskan bahwa teknologi ini benar-benar ada dan memiliki makna besar, dan Goldman Sachs tidak akan absen, melainkan memilih untuk terus berinvestasi dalam penelitian dan pengembangan dengan tetap mematuhi regulasi dan berorientasi pada nilai jangka panjang.

Artikel ini berjudul “Goldman Sachs CEO Solomon menyatakan perusahaan sedang menginvestasikan banyak waktu untuk meneliti mata uang kripto dan pasar prediksi” pertama kali muncul di Chain News ABMedia.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar