Amerika Serikat Federal Reserve (Fed) dalam beberapa minggu mendatang akan menyuntikkan likuiditas lebih dari 55 miliar dolar AS ke pasar melalui pembelian surat utang jangka pendek. Meskipun ini adalah operasi rutin, hal ini tetap menarik perhatian tinggi dari pasar dan investor kripto.
(Prakata: Masuknya institusi! ETF Bitcoin spot minggu lalu mencatat aliran bersih sebesar 1,4 miliar dolar AS, kinerja terbaik sejak Oktober tahun lalu)
(Latar belakang tambahan: Trump mencetak uang sebanyak 200 miliar dolar AS untuk menyelamatkan pasar perumahan! Mengabaikan “mini QE” Fed yang melakukan pembelian kembali MBS (surat utang berbasis jaminan hipotek): menurunkan beban suku bunga dan mengurangi tekanan)
Daftar Isi Artikel
Federal Reserve (Fed) kembali mengaktifkan mekanisme penyesuaian likuiditas jangka pendek. Berdasarkan berita terbaru dari pasar, Fed akan mulai dari besok (20 Januari) hingga 12 Februari, melalui pembelian surat utang jangka pendek dan reinvestasi obligasi yang jatuh tempo, menyuntikkan sekitar 55,3 miliar dolar AS ke pasar keuangan, guna memastikan kelancaran operasi sistem keuangan.
🇺🇸 BULLISH: FED akan menggelontorkan $55,3M dari besok hingga 12 Feb melalui reinvestasi obligasi dan pembelian cadangan. pic.twitter.com/2qBzaH22Vw
— Cointelegraph (@Cointelegraph) 19 Januari 2026
Jadwal pembelian surat utang jangka pendek (Bill Purchases) yang diumumkan Fed menunjukkan bahwa operasi ini akan dilakukan secara bertahap selama beberapa hari perdagangan, terutama dari pukul 09.00 hingga 09.20 waktu New York, dan penyelesaian akan dilakukan pada hari kerja berikutnya. Rincian jadwalnya sebagai berikut:
Secara keseluruhan, rangkaian operasi ini akan mengumpulkan total mendekati 55,3 miliar dolar AS, yang akan secara bertahap dirilis ke pasar dalam beberapa minggu ke depan.
Para analis menegaskan bahwa penyuntikan likuiditas ini merupakan operasi rutin Fed berupa pembelian surat utang jangka pendek dan reinvestasi obligasi yang jatuh tempo, bukan peluncuran kebijakan pelonggaran kuantitatif (QE) baru. Tujuan utamanya adalah menyeimbangkan tingkat cadangan bank dan menjaga kestabilan pasar uang jangka pendek.
Terutama saat musim pajak tiba, kebutuhan kas perusahaan dan lembaga keuangan meningkat, atau faktor musiman lainnya, Fed melalui operasi ini dapat secara efektif mencegah kekurangan likuiditas jangka pendek yang berlebihan, serta mengurangi risiko fluktuasi sistemik.
Namun, meskipun secara resmi digambarkan sebagai langkah teknis dan rutin, di kalangan komunitas kripto, suntikan likuiditas ini tetap dipandang sebagai sinyal pasar yang positif secara umum. Beberapa investor berpendapat bahwa peningkatan likuiditas sistem secara keseluruhan biasanya mendukung performa aset risiko, berpotensi memberikan dukungan harga untuk Bitcoin, Ethereum, dan kripto lainnya, bahkan mendorong momentum kenaikan lebih lanjut.
Namun, ada juga analis yang mengingatkan bahwa pembelian surat utang jangka pendek dan pelonggaran moneter secara menyeluruh memiliki perbedaan mendasar, dan pengaruhnya terhadap harga aset masih sangat bergantung pada preferensi risiko pasar, arah kebijakan suku bunga, serta data ekonomi makro yang muncul.