Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Dana Moneter Internasional mendesak Bank Sentral Jepang untuk melanjutkan kenaikan suku bunga
Berita dari Jinse Finance, pada 4 April, meskipun perang di Timur Tengah telah menimbulkan “risiko tambahan yang signifikan” terhadap prospek ekonomi Jepang, Dana Moneter Internasional (IMF) mendesak Bank Sentral Jepang untuk terus menaikkan suku bunga. Dalam konteks pasar umumnya memperkirakan Bank Sentral Jepang paling cepat akan menaikkan suku bunga pada bulan April, IMF menyampaikan saran ini. Dipicu oleh kenaikan harga minyak akibat konflik serta peningkatan biaya impor yang disebabkan oleh pelemahan yen, tekanan inflasi dari sisi demand sedang memburuk. Dalam pernyataannya, IMF menyatakan bahwa meskipun pertumbuhan ekonomi diperkirakan akan melambat (sebagian karena perang Iran), kenaikan upah yang moderat akan mendukung konsumsi. Risiko terhadap prospek ekonomi dan inflasi Jepang secara keseluruhan berada dalam keseimbangan, dan diperkirakan inflasi akan kembali ke tingkat target 2% Bank Sentral Jepang pada tahun 2027. Seiring inflasi dasar secara bertahap mendekati target Bank Sentral Jepang, dengan cara yang fleksibel, komunikasi yang baik, dan mengandalkan data, kenaikan suku bunga secara bertahap perlu dilanjutkan untuk bergerak menuju tingkat suku bunga netral. IMF juga menekankan bahwa mempertahankan mekanisme nilai tukar yang fleksibel sangat penting, karena mekanisme tersebut dapat menjadi bantalan penyangga yang andal untuk menghadapi guncangan eksternal.